Taj’wid
Modul pembelajaran BHS.Arab
Sebagai salah satu persyaratan kenaikan kelas

SMA N 1KARANGGEDE
Tahun2011/2012
Disusun oleh:
Nama :ade
priyono
Kelas :x5
No :1
kata
pengantar:
Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas
rahmat-Nya maka saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “taj’wid modul pembelajaran BHS.arab sebagai
salah satu persyaratan kenaikan kelas SMA N 1 KARANGGEDE tahun pelajaran
2011/2012”.
Penulisan makalah adalah merupakan
salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran
Bahasa arab di SMA N1 KARANGGEDE
Dalam Penulisan makalah ini penulis
merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun
materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan
saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan
makalah ini.
Akhirnya saya berharap semoga Allah
memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan
dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
MOTO:
-komunikasi
mempunyai dua sis yaitu:gelap dan terang
-komunikasi
membawa kebahagian dan kesedihan
-komunikasi
ujung tombak evolusi
-komunikasi
hal yang sulit juga mudah
BERSEMBAHAN:
Modul
ini dibuat atas keringat sendiri dengan seijin allah dan modulini saya
persembahkan bagi:
-kedua orang tua kami,atas
bimbinganya kami bisa melangkah sampai hari ini dan membuat modul ini
-kepala
sekolah SMA N 1 KARANGGEDE selaku kepala sekolah
-guru bahasa arab dan sejajarnya
yang selalu memberikan wawasan lebih dari yang kemarin
-serat ke seluruh orang yang mencari ilmu
HUKUM NUN SUKUN/TANWIN
Perbedaan Nun sukun atau Tanwin adalah sama dalam lafadz
tetapi lain dalam tulisan. Adapun hukum Nun sukun atau Tanwin dibagi menjadi 6
macam, antara lain:
- Idghom Bighunnah
Idghom : memasukkan
Bighunnah : dengan mendengung
Artinya: apabila ada Nun sukun atau Tanwin bertemu dengan
salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 4 huruf, antara lain:ي ن م و
atau biasa di singkat dengan bunyi يَنْمُوْ
Contoh:
مَنْ يَقُوْ لُ ( نْ- ي
) فَلَنْ نَِّزيْدَ
كُمْ ( نْ- ن )
فَتْحًا مُبِيْنًا ( _ً –
م) مِنْ
وَّرَائِهِمْ ( نْ- و )
- Idghom Bilaghunnah
Idghom :
memasukkan
Bilaghunnah : dengan tanpa mendengung
Artinya: apabila ada Nun sukun atau Tanwin bertemu dengan
salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 2 huruf, antara lain: ل dan ر
Contoh:
مِنْ لَدُ نْكَ ( نْ- ل
)
غَفُوْرٌرَحِيْمٌ ( _ٌ – ر)
- Idzhar
Idzhar berarti: jelas atau terang
Artinya: apabila ada Nun sukun atau Tanwin bertemu dengan
salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 6 huruf, antara lain: ﻫ أ ح خ ع
غ
Contoh:
كُفُوًا اَحَدٌ ( _ً –
ا)
مِنْ حَيْثُ ( نْ – ح
) مَنْ خَفَّتْ ( نْ
– خ )
خُلُقٍ عَظِيْمٍ ( ٍ – ع
) قَوْ مًا غَيْرَ كُمْ (
_ً -غ) لَكُمُ اْلاَ نْهَا َر ( نْ – ﻫ
)
- Iqlab
Iqlab berarti:
Artinya: apabila ada Nun sukun atau Tanwin bertemu dengan
satu huruf dari huruf hijaiyyah yaitu: ب
Contoh:
مَنْ بَخِلَ ( نْ – ب
)
عَوَا نٌ بَيْنَ ( _ٌ – ب)
- Ikhfa’
Ikhfa’ berarti: samar-samar
Artinya: apabila ada Nun sukun atau Tanwin bertemu dengan
salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 15 huruf, antara lain:
ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك
Contoh:
مِنْ تَحْتِهَا ( نْ – ت
) مَاءً
ثَجَا جًا ( _ً –
ث)
اَنْجَيْنَا كُمْ ( نْ – ج )
قِنْوَانٌ دَانِيَةٍ ( _ٌ –
د) مَنْ
ذَالَّذِ يْ ( نْ –
ذ)
يَوْمَئِذٍ زُرْقًا ( ٍ – ز )
اِنَّ اْلاِ نْسَا نَ ( نْ – س
) عَذَا بٌ شَدِ يْدٌ ( _ٌ –
ش) قَوْ مًا صَا لِحِيْنَ ( _ً – ص)
مُسْفِرَ ةٌ ضَا حِكَةٌ ( _ٌ – ض) وَمَا
يَنْطِقُ ( نْ –
ط) عَنْ
ظُهُوْرِهِمْ ( نْ – ظ)
عُمْيٌ فَهُمْ ( _ٌ –
ف)
رِزْقًا قَا لُوْا ( _ً –
ق) مَنْ كَا نَ يَرْجُوْا
( نْ – ك)
HUKUM MIM SUKUN
Hukum Mim sukun dibagi menjadi 3 macam, antara lain:
- Idghom Mitsli (Idghom Mimi)
Artinya: apabila ada Mim sukun bertemu dengan Mim
Contoh:
كُنْتُمْ مُسْلِمِيْنَ ( مْ – م )
- Ikhfa’ Syafawi
Artinya: apabila ada Mim sukun bertemu dengan Ba’
Contoh:
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ ( مْ – ب )
- Idzhar Syafawi
Artinya: apabila ada Mim sukun bertemu dengan salah satu
huruf hijaiyyah selain Mim dan Ba’
Contoh:
هُمْ نَا ئِمُوْنَ ( مْ – ن
)
اَمْ لَمْ تُنْدِ رْ هُمْ ( مْ – ت )
الخ ……..
HUKUM IDGHOM
Hukum Idghom dibagi menjadi 3 macam, antara lain:
- Idghom Mutamatsilain
Artinya: jika ada huruf yang sama, yang pertama sukun dan
yang kedua hidup.
Contoh:
اِضْرِ بْ بِعَصَا كَ ( بْ – بِ )
- Idghom Mutajanisain
Dinamakan Idghom Mutajanisain jika TA sukun bertemu THA, THA
sukun bertemu TA, TA sukun bertemu DAL, DAL sukun bertemu TA, LAM sukun bertemu
RA, DZAL sukun bertemu ZHA.
Contoh:
(تْ- ط ) قَالَتْ طَا ئِفَة
ٌ ( طْ- ت ) لَئِنْ
بَسَطْتَ (
تْ- د ) اَثْقَلَتْ دَ عَوَا
( دْ- ت ) قَدْ
تَبَيَّنَ
( لْ- ر ) قُلْ
رَبِّ
( ذْ- ظ ) اِذْ ظَلَمُوْا
- Idghom Mutaqorribain
Dinamakan Idghom Mutaqorribain jika TSA sukun bertemu DZAL, QAF
sukun bertemu KAF, BA sukun bertemu MIM.
Contoh:
( ثْ- ذ ) يَلْهَثْ ذ
لِكَ (
قْ- ك ) اَلَمْ
نَخْلُقْكُمْ
( بْ- م ) يبُنَيَّ ارْ كَبْ مَعَنَا
QALQALAH
Qalqalah artinya memantul. Huruf Qalqalah ada lima, antara
lain:
ق ط ب ج د biasa disingkat dengan bunyi قَطْبُ
جَدٍّ
Contoh:
ق- يَقْرَ
أُ ط-
يَطْهَرُ ب-
يَبْخَلُ ج-
يَجْعَلُ د- يَدْ
خُلُ
Qalqalah dibagi dua:
- Qalqalah Sughra
Adalah: huruf Qalqalah yang matinya asli, sebagaimana contoh
diatas.
- Qalqalah Kubra
Adalah: huruf Qalqalah yang matinya disebabkan waqaf.
Contoh:
خَلَقَ dibaca
خَلَقْ
اَحَدٌ dibaca اَحَدْ
LAFADZ ALLAH
Hukum lafadz Allah dibagi dua, yaitu:
- Dibaca tafkhim, jika lafadz Allah didahului harakat fathah atau dhummah.
Contoh:
وَاللهُ
نَصْرُ اللهِ
- Dibaca tarqiq, jika lafadz Allah didahului harakat kasroh.
Contoh:
بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمنِ ا لرَّ حِيْمِ
HURUF SYAMSIYAH DAN QAMARIYAH
Huruf Syamsiyah dan huruf Qamariyah jumlahnya sama yaitu masing-masing
ada 14 huruf.
- Huruf Syamsiyah: jika ada ال bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 14, antara lain:
ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن
Contoh:
وَالتِّيْنِ
اَلدُّ نْيَا
وَالشَّمْسِ
النِّعْمَةِ
الخ……
- Huruf Qamariyah: jika ada ال bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah yang berjumlah 14, antara lain:
ب ج ح خ ع غ ف ق ك م و ﻫ ء ي
Contoh:
اَلْجُمُعَةُ
اَلْخَيْرُ
اَلْفِيْلُ
اَلْكَبِيْرُ
الخ……
IDZHAR WAJIB
Dinamakan Idzhar Wajib, jika ada Nun sukun atau Tanwin
bertemu huruf YA atau WAWU dalam satu kalimat. Cara membacanya: terang atau
jelas. Namun, didalam Al-Qur’an bacaan Idzhar Wajib ini hanya ada 4, yaitu:
اَلدُّ
نْيَا
بُنْيَانٌ
صِنْوَانٌ
قِنْوَانٌ
HUKUM RA’
Hukum Ro’ ada dua:
- Ro’ yang dibaca Tafkhim
Ciri-ciri:
- Ro’ fathah, Ro’ fathah tanwin.
- Ro’ dhummah, Ro’ dhummah tanwin.
- Ro’ sukun didahului fathah atau dhummah.
- Ro’ sukun didahului kasrah ada hamzah washal.
- Ro’ sukun didahului kasrah bertemu huruf isti’la’.
Contoh:
a) رَ-
رًا
رَبَّنَا
خَيْرًا
b) رُ-
رٌ
رُوَيْدًا
كَبِيْرٌ
c) _َ _ُ
_ْ اَرْ
سَلَ
قُرْ ا نٌ
d) _ِ ا
رْ اَ مِرْ تَا
بُوْا اِ رْ جِعُوْ ا
e) _ِ رْ – خ ص ض ط ظ غ
ق مِرْ صَا دٌ قِرْ
طَا سٌ
- Ro’ yang dibaca Tarqiq
Ciri-ciri:
a) Ro’ kasrah, Ro’ kasrah
tanwin.
b) Ro’ sukun didahului kasrah.
c) Ro’ hidup didahului Ya’
dibaca waqaf.
Contoh:
a) رِ-
رٍ
رِجْسٌ خُسْرٍ
b) _ِ
رْ فِرْ عَوْ
نَ فَكَبِّرْ
c) _َِ ي ُِ ر
ٌٍ خَيْرٌ
بَصِيْرٍ
HUKUM MAD
Hukum Mad dibagi dua:
- Mad Thabii
Yang dinamakan dengan mad Thabi’i, adalah: jika fathah
diikuti ALIF, kasrah diikuti YA, dhummah diikuti WAWU. Panjang bacaannya: satu
alif (dua harakat)
Contoh:
دَا – دِيْ – دُوْ نُوْ
حِيْهَا
- Mad Far’i
Mad Far’i dibagi menjadi 13, antara lain:
- Mad wajib muttashil
ialah: Mad Thabii bertemu hamzah dalam satu kalimat. panjang
bacaannya: 2,5 alif (5 harakat).
Contoh:
جَاءَ
لِقَاءَ
نَا
نِدَاءً
- Mad jaiz munfashil
ialah: Mad Thabii bertemu hamzah (bentuknya
huruf alif) di lain kalimat. Panjang bacaannya: 2,5 alif (5 harakat).
Contoh:
اِنَّا
اَعْطَيْنَا
اِنَّا اَ نْزَلْنَا
- Mad ‘aridh lissukun
ialah: Mad Thabii bertemu huruf hidup dibaca waqaf.
Panjang bacaannya: 3 alif (6 harakat).
Contoh:
اَبُوْكَ =
اَبُوْكْ
عِقَا بِ = عِقَا بْ
- Mad ‘iwadh
ialah: jika ada fathah tanwin yang dibaca waqaf,
selain TA’ marbuthah. Panjang bacaannya: 1 alif (2 harakat).
Contoh:
عَلِيْمًا = عَلِيْمَا
- Mad shilah
ialah: setiap dhomir HU dan HI apabila didahului huruf
hidup. Mad shilah dibagi dua, yaitu: Mad shilah qashirah dan Mad shilah
thawilah. Yang dinamakan Mad shilah thawilah, adalah Mad shilah qashirah
bertemu huruf hamzah (bentuknya alif).
Panjang bacaan Mad shilah qashirah: 1 alif (2 harakat).
Contoh:
لَه‘- بِه
Panjang bacaan Mad shilah thawilah: 2,5 alif (5 harakat).
Contoh:
اَنَّ مَا لَه اَخْلَدَه
- Mad badal
ialah: setiap Aa, Ii, Uu yang dibaca panjang.
Panjang bacaannya: 1 alif (2 harakat).
Contoh:
امَنُوْا
اِيْتُوْ
نِيْ
اُوْ تِيَ
- Mad tamkin
ialah: YA kasrah bertasydid bertemu YA sukun. Panjang
bacaannya: 1 alif (2 harakat).
Contoh:
اُمِّيِّيْنَ
حُيِّيْتُمْ
نَبِيِّنَ
- Mad lin
ialah: fathah diikuti WAWU atau YA sukun bertemu huruf
hidup dibaca waqaf. Panjang bacaannya: 3 alif (6 harakat).
Contoh:
خَوْ فٌ =
خَوْفْ
اِلَيْهِ = اِلَيْهْ
- Mad lazim mutsaqqal kalimi
ialah: Mad Thabii bertemu tasydid. Panjang bacaannya: 3 alif
(6 harakat).
Contoh:
وَ لاَ الضَا لِّيْنَ
- Mad lazim mukhaffaf kalimi
ialah: Mad badal bertemu sukun. Panjang bacaannya: 3 alif (6
harakat).
Contoh:
ا لاْنَ
- Mad lazim musyabba’ harfi
ialah: huruf hijaiyyah yang dibaca panjangnya 3 alif
(6 harakat). Jumlah hurufnya ada 8, yaitu:
ن ق ص ع س ل ك م
Contoh:
ن ق ص
ا لمّ ا لمّص
- Mad lazim mukhaffaf harfi
ialah: huruf hijaiyyah yang dibaca panjangnya 1 alif
(2 harakat). Jumlah hurufnya ada 5, yaitu:
ح ي ط ﻫ ر
Contoh:
طه
يس
عسق
كهيعص ا لمّر
- Mad farq
ialah: Mad badal bertemu tasydid. Panjang bacaannya: 3 alif
(6 harakat).
Contoh:
قُلْ اْلا ل
DAFTAR PUSTAKA:
-http://greenbox11.blogspot.com
-http://lima95.net
ABOUT ME:
Nama :ade priyono
Nis :
Kelas :x5
Alamat :mongkrong, karangjati,wonosegoro, boyolali
Ruwayat
pendidikan :SD N 2 MONGKRONG 2001-2008
SMP
N 2 WONOSEGORO 2008-2011
SMA N 1 KARANGGEDE 2011-